Jumat, 14 Agustus 2020

Akhirnya Lulus dari PNJ!

    Setelah empat tahun lalu nulis pengalaman berusaha masuk PTN lewat berbagai, sekarang nulis ini dalam keadaan sudah selesai sidang skripsi. Alhamdulillah perkuliahan ini selesai diwaktu yang tepat tanpa tambahan apapun. Banyak pengalaman luar biasa yang Saya dapat selama di PNJ. Suka-duka tentunya juga ada dalam perjalanan sampai pada titik lulus saat ini.
    Pengalaman pertama yang Saya belum pernah dapatkan sebelumnya adalah menjadi seorang organisator. Tahun pertama sebagai Staf Departemen Sosial Politik, di dalamnya berisi orang-orang yang super kritis, cerdas dan punya percaya diri yang tinggi. Merasa sangat beruntung berada di lingkungan itu, karena bisa jadi pembelajaran untuk Saya pribadi. Ikut serta dalam aksi nasional bersama kawan-kawan dari kampus lain, ikut aksi internal kampus yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan oleh Saya, bahwa Saya akan melakukan hal itu.
    Menjadi anggota himpunan saat tahun pertama kuliah itu memang hal yang cukup berat. Disamping kita masih pada masa transisi dari siswa menjadi mahasiswa, tuntutan kewajiban kuliah juga harus diselesaikan, dan organisasi yang cenderung posesif juga minta diperhatikan. Yang kuatlah yang bertahan, yang maulah yang bertahan. Memang benar, kuliah di PNJ itu berat, apalagi harus bersamaan dengan menjadi anggota himpunan. Tidak seperti kampus lain yang memiliki sistem SP (semester pendek) untuk memperbaiki nilai yang kurang/kosong, PNJ dengan tegas memiliki peraturan tentang nilai, diantaranya sebagai berikut:
    1. Untuk semester 1-2, jika terdapat nilai E (1 mata kuliah) dan atau D (2 mata kuliah) langsung              dinyatakan drop out.
    2. Untuk semester 3-8, jika terdapat nilai E (1 mata kuliah) dan atau D (2 mata kuliah) langsung              dinyatakan cuti 1 tahun.
    Sudah terbayang? bagaimana mahasiswa PNJ harus kerja keras buat menghindari nilai tsb? belum lagi sistem kompensasi untuk ketidakhadiran, telat dll. Memang berat, tapi tujuannya untuk melatih disiplin mahasiswa.
    Tahun kedua, masih jadi anggota organisasi sebagai Wakil Kepala Departemen Sosial Politik. Ternyata sesulit itu buat merangkul adik tingkat, ini yang dirasakan kaka tingkat Saya dulu waktu Saya dan teman-teman masih menjadi staf tingkat 1. Bertanggung jawab dalam pergerakan sosial politik jurusan, menimang adik kelas tersayang, ikut aktif dalam kepanitian kampus maupun jurusan, ikut juga dalam pergerakan BEM kampus. Pada titik ini, adalah titik dimana banyak acara diwaktu yang sama, baik itu acara himpunan maupun prodi. Jadi, memang harus pintar mengelola waktu dan urgensi agar semuanya selesai dengan tepat. 
    Tahun ini juga tahun pertama kali ikut lomba skala nasional di BAC Poltek Padang, sayangnya saat itu hanya bisa meraih juara harapan 1. Tapi bukan masalah, tahun berikutnya masih bisa ikut partisipasti di lomba itu. Beberapa lomba jurusan, nasional baik tim atau perorangan juga Saya ikuti dan alhamdulillah PNJ selalu memfasilitasi mahasiswanya untuk mengukir prestasi. Semua hal yang dibutuhkan dipermudah, diperlancar tanpa menunggu waktu lama, terima kasih PNJ.
    Tahun ketiga masih sama seperti tahun sebelumnya, menjadi bagian himpunan sebagai Kepala Biro PSDM dan masih harus terus berjuang menuntaskan kewajiban akademik lainnya, dan masih ikut serta dalam lomba-lomba nasional lainnya seperti kompetisi esai di Semarang, BAC di Ambon dan kejuaraan lainnya di Jurusan. Menjadi Kepala Biro PSDM bukan hal yang pernah Saya pikirkan sebelumnya,sulit untuk dipercaya Saya berada dititik ini. Ada pada posisi yang harus menjadi pribadi dewasa dalam segala hal, mampu untuk mengembangkan integritas anggota himpunan, menjadi tempat keluh kesah anggota himpunan, ini adalah posisi terberat yang pernah Saya pegang. Alhamdulillah semua berjalan lancar, saya dan teman-teman biro bisa menyelesaikan seluruh program dan tanggung jawab hingga akhir periode masa jabatan.
    Tahun keempat dijalani tanpa organisasi, fokus akademik. Banyak hal besar yang harus diselesaikan di titik ini. Pada tahun ini pelaksanaan program magang 3 bulan. Cari info kesana-kesini kirim email sana-sini buat apply internship. Susah? iya susah, tapi alhamdulillah Saya pribadi mendapat panggilan 4 perusahaan untuk magang (Nutrifood, Prudential, United Tractors, Andhika Lines). Ketika mendapat panggilan dati UT dan Prudential, ternyata mereka butuh internship secepatnya, tapi saat itu masih dilarang oleh KPS karena harus UAS dulu. Akhirnya saya magang di PT Andhika Lines, perusahaan pelayaran yang menangani bongkar angkut curah. Nutrifood menghubungi setelah Saya TTD Kontrak dengan PT Andhika Lines, baiklah tidak masalah. Kehidupan magang 3 bulan yang memberikan banyak pelajaran, banyak pengalaman, dan banyak relasi. Setelah magang selesai, laporan magang, presentasi magang harus diselesaikan sesegera mungkin.
    Pada akhir semester (smt 8) di PNJ memang masih ada matakuliah, hanya 4 tapi lumayan berat. Tentunya juga harus menyelesaikan skripsi. Tahun ini, 2020 merupakan tahun yang berat bagi angkatan Saya, semua orang. Tahun dimana kegiatan terbatas, dilakukan dari jarak jauh karena Covid-19.
Angkatan Saya mengalami banyak kesulitan dalam pengumpulan data untuk penelitiannya karena virus ini, termasuk Saya yang harus mengganti objek penelitian satu minggu sebelum seminar proposal skripsi.
    Tidak masalah, Saya selalu berpikir bahwa setiap skripsi ada saja cobaannya, ada saja keluhannya. Jadi memang angkatan Saya yang kebagian skripsi bersama virus covid-19 ini. Tapi alhamdulillah, angkatan prodi saya dapat lulus dengan tepat waktu, dan menyelesaikan segala kewajibannya dengan tepat.
    PNJ adalah kampus perjuangan, siapa yang mau berjuang, maka dia yang menang. Jam kuliah padat seperti anak SMA dari pukul 7.30 s.d 15.00, mata kuliah yang banyak, peraturan-peraturan tiap jurusan, menjadi hal-hal yang harus kalian perjuangkan.